Mawar Mekar Dari Kelopak Bibirmu

10 November 2009 yoga Leave a comment

ketahuilah…
ada mawar yang mekar dari kelopak bibirmu, dan merah warnamu takkan mudah pudar begitu saja.
selalu berada dipundakku,
selalu ada.

layu adalah sebuah kata yang tak mungkin ada,
rindu adalah nafas yang tumbuh bersamanya.
Tangkaimu tak berduri, akan kugenggam erat dalam pelukan kebersamaan yang mesra.

senyumanmu,
bagiku adalah kebahagian yang sempurna,kebahagiaan yang
terbit dipagi hari dan takkan pernah tenggelam disore hari.
Selalu menerangi diriku dan pencerah jiwa dikala kelopak mata meneteskan aura kesedihannya.

senyumanmu,
berjuta ungkapan kesucian, sebuah bahasa kehangatan yang melarutkan hati.
indah selalu dan selalu indah tanpa menebarkan benih nafsu.
kebahagiaanmu adalah bagian tujuan hidupku. senyumanmu adalah kebahagiaan bagiku.

23-3-2008

Categories: Puisi Tags:

7 Alasan Mengapa Saya Senang Menulis

9 November 2009 yoga 5 comments

Maksud saya menulis disini adalah menuangkan isi pikiran dengan cara menggoreskan pola-pola kedalam sebuah medium sehingga meninggalkan berkas yang dapat dimengerti oleh pikiran orang lain, dan secara umum saya menggunakan standar berupa kode-kode tertentu yang sering disebut dengan huruf dan simbol. Mengkonversi isi pikiran ini kedalam bentuk kode memang sulit, kesulitannya berada diproses enkripsi dan dekripsi (tidak ada hubungannya dengan security) tulisan tersebut menjadi suatu informasi yang terkandung agar dapat dimengerti oleh orang lain. Dan kebanyakan apa yang saya tulis gagal di proses enkripsi dan dekripsinya- Tulisan saya tidak dapat dipahami oleh orang lain. Akibatnya tulisan yang saya buat akan gagal untuk bisa dicerna, selanjutnya tulisan saya tidak akan diminati dan di baca lagi oleh orang lain.

Lalu mengapa kendatipun tulisan-tulisan yang saya buat tidak ada yang membaca, saya masih saja senang menulis, menulis dan terus menulis?. Mungkin anda ingin mengetahui alasan saya dibalik semua itu, berikut alasannya.

1. Saya orang bodoh

Alasan saya menulis yang paling utama adalah karena saya adalah seorang yang bodoh. Karena saya tahu bahwa diri saya bodoh dan sulit untuk memahami sesuatu, maka saya mencoba mencari cara yang baik untuk dapat memahami hal tersebut. Menulis bagi saya adalah hal yang sangat baik, mengapa?. Karena ternyata apa yang saya tuliskan adalah apa yang saya pahami, maka dengan menulis saya dapat menilai sejauh mana hal-hal yang telah saya pahami. Hanya dengan menulis saya dapat mengetahui secara jujur kemampuan saya dalam memahami sesuatu tersebut. Selanjutnya apabila ternyata saya tidak dapat menuliskan sesuatu yang ingin saya pahami, itu berarti saya belum dapat memahami hal yang saya ingin pahami tersebut. Maka apa yang akan dilakukan selanjutnya adalah saya akan terus mencoba memahami kembali apa yang ingin saya pahami dan berusaha untuk dapat menuliskannya.

Saya juga sangat bodoh apabila menyampaikan sesuatu melalui lisan, kemampaun lisan/berbicara saya buruk. Saya lebih nyaman menyampaikan sesuatu dengan menggunakan tulisan, alasannya tulisan memungkinkan kepada kita untuk dapat menkoreksi dan memeriksa secara berulang-ulang terlebih dahulu isi informasi dan  maksud yang ingin disampaikan (contohnya tulisan ini, saya menulis tulisan ini dengan memeriksa dan menkoreksinya secara berulang-ulang dan membutuhkan waktu selama 3 jam agar tulisan ini dapat tersusun dengan baik). Berbeda dengan lisan yang sulit untuk dikoreksi dan kemungkinan menyampaikan sesuatu yang kurang baik menjadi lebih besar.

 

2. Saya memiliki ingatan yang buruk.

Alasan kedua mengapa saya senang menulis adalah karena saya memiliki daya retensi atau ingatan yang sangat buruk. Untuk dapat mengingat sesuatu (tentunya sesuatu yang tidak berhubungan denagn emosional keseharian) saya harus mencoba berulang kali dan berusaha mengingat lebih keras daripada orang lain. Dan jika saya telah berhasil mengingat sesuatu, biasanya ingatan itu tidak dapat bertahan lama. Sekitar 1 minggu berikutnya pasti saya akan sudah melupakan sesuatu yang saya ingat tersebut apabila tidak saya ulangi untuk diingat kembali. Dengan menulis saya dapat dengan mudah mengulang dan mencoba mengingat kembali apa yang ingin saya ingat, karena tinggal saya baca saja tulisan yang berisi informasi tentang sesuatu yang harus diingat tersebut.

Oh iya, Hal yang paling penting adalah soal ide. Karena ide itu terkadang datang tidak diundang dan pergi tanpa disuruh, maka dari itu saya mencoba menuliskan ide-ide yang datang tersebut, agar jika suatu saat pergi, saya tidak akan kehilangan ide itu. Tidak akan hilang, dan bahkan ketika suatu saat saya sudah mati sekalipun.

3. Saya orang yang tidak berguna

Alasan berikutnya adalah karena saya adalah orang yang tidak berguna. Karena saya menginginkan sekali agar dapat menjadi orang yang berguna, maka saya mencoba untuk membuat suatu tulisan-tulisan yang dapat berguna bagi orang lain.

4. Saya seorang pengangguran

Saya menulis karena saya memiliki waktu luang. Dengan menulis saya menjadi memiliki suatu pekerjaan, ya walaupun saya belum menghasilkan uang dari menulis untuk saat ini. Saya yakin mungkin suatu saat nanti saya dapat memperoleh uang dari menulis. Dan mungkin apabila ternyata saya tidak akan pernah dapat memperoleh uang dari menulis,  Setidaknya saya sudah mengisi waktu dengan hal baik dan terhindar dari hal yang tidak bermanfaat.

5. Saya tidak bisa menulis

“Jika anda ingin pintar menulis, maka sering-seringlah menulis”. Karena saya tidak bisa menulis, maka saya terus melatih diri dengan menulis agar bisa menulis.

6. Saya menulis karena Tuhan

Saya ada didunia ini karena Tuhan telah menciptakan dan mengirimkan saya  kedunia. Maka saya menulis adalah karena Tuhan. Ya, karena Tuhan yang telah menciptakan saya. Dan saya bersyukur terlahir kedunia ini serta ditakdirkan untuk diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menulis.

7. Tidak ada alasan bagi saya untuk tidak menulis.

Saya rasa sudah cukup jelas.

Sudahkah anda menulis?.


09 November 2009

yoga pw.

Credit ilustrasi : http://www.kapanlagi.com/p/PulseSmartpen.jpg

Pengertian Jaringan Komputer

9 November 2009 yoga Leave a comment

Jaringan komputer adalah dua buah device (komputer) atau lebih yang saling berkomunikasi satu sama lain.  Untuk dapat menilai kualitas suatu jaringan, maka suatu jaringan tersebut perlu dinilai sesuai dengan beberapa Kriteria sebagai berikut:

Read more…

Curhat Seorang Saya Yang Bodoh. Tolong bantu saya dengan membaca tulisan ini..

9 November 2009 yoga Leave a comment

Malam dimana saya merasa sangat kesulitan adalah setiap malam. Ya, setiap malam. Dan mungkin apabila kata malam itu diganti dengan hari, maka saya akan menjawabnya dengan setiap hari. Jika diganti dengan jam, maka saya akan menjawab setiap jam, dan terus akan begitu kendatipun kata itu diganti dengan satuan waktu yang lainya. Itu karena saya setiap waktu merasa kesulitan.

Mungkin hal-hal yang membuat saya merasa kesulitan disebabkan juga karena saya bukan seorang yang pintar alias bodoh. Saya tidak terlahir sebagai seseorang yang mudah untuk dapat mengerti sesuatu ataupun seseorang yang mempunyai bakat dan skill yang luar biasa. Hal ini terlihat ketika saya masih kanak-kanak, bahkan mungkin masih berlanjut hingga saat ini. Ketika kecil dahulu, orang lain yang seusia dengan saya begitu lincahnya bermain sepak bola dan mampu menendang bola dengan tepat, namun tidak dengan diri saya. Saya bahkan tidak mampu melakukan hal mudah seperti menendang dengan tepat di atas permukaan sebuah bola yang memiliki diameter beberapa kali lipat ukuran kaki mungil saya ketika masih kanak-kanak. Dan anehnya itu yang membuat saya menyukai Taekwondo, ya walaupun saat ini saya jarang latihan.
Read more…

Ah…

8 November 2009 yoga Leave a comment

Diriku membelah
Hilangkan replikamu yang basah
Sudah usaplah sudah
Seluruh peluh keluh kesah
Sudahlah lupakanlah
Tentang diriku padamu yang patah

05 Juli 05

Categories: Puisi

Tentang Pujangga,

7 November 2009 yoga Leave a comment

Sebuah ungkapan kata kadang mampu membuat cinta
Tapi cinta kadang tak mampu diungkapkan dengan kata.
Karena dalam sebuah cinta terdapat berbagai perasaan yang membuat lisan manusia tak mampu menandingi rumitnya perasaan yang ada.
Begitu kompleks,
seperti keseimbangan jagad raya yang diciptakan Tuhan,
Cinta membutuhkan ketelitian yang tinggi untuk dapat dipahami

Hanya manusia yang mencapai titik dimana tercapai keseimbangan antara hati dan logika
Sehingga manusia tersebut mampu menuangkan keindahan cinta kedalam wadah rangkaian lisan dan tulisan yang mampu dicerna oleh hati dan pikiran,
Manusia itu kita sebut sebagai pujangga.

Banyak manusia yang berlomba-lomba menjadi pujangga
Dan Kebanyakan mampu merangkai kata yang indah
Ironisnya, kepintaran merangkai kata kadang membuat mereka kehilangan suara hati
penebaran janji-janji palsu dan mencuri perasaan manusia lewat lisan dan tulisan marak dilakukan.
Maka berhati-hatilah terhadap para pujangga koruptor,
Yaitu mereka yang melakukan kebohongan lewat keindahan.

Bandung, 14 Maret 2009
Yoga PW

credit ilustrasi : http://3.bp.blogspot.com/_rrEziV9LuFM/SAxR3HUI1II/AAAAAAAAABA/qR2Mg6U-9Lo/s320/kricik.gif

Categories: Puisi Tags: , ,

Genesis

7 November 2009 yoga Leave a comment

Wahai Tuhanku,
Dzat yang mengalirkan mata angin perantaraan nafas kehidupan.
Dzat yang meniupkan mata air berupa air mata kesejukan.

Kembangkanlah awan yang memayungi jiwaku yang rapuh ini dari teriknya tatapan mata tentang keindahan yang mungkin membakar.
Percikan hujan pada tubuhku, agar basah sekujur jiwa.
Biar panah busur cinta yang percikan hujam dada tubuhku, hanya menusuk atas nama kesucian dan agungnya diriMu yang maha besar.

Dan apabila saat antara aku dan dia terpaut dalam hamparan hijau yang mesra
Maka Tumbuhkanlah dengan subur kelopak wangi surgaMu
Hingga aku dapat memetik sekuntum disampingku.
Disini……
Disini…
Disini.

Amin.

Sabtu, 07 November 2009

Categories: Puisi Tags:

Bunuh Seluruh Manusia Indonesia, Lalu Gantikan Dengan Manusia Yang Baru

6 November 2009 yoga 2 comments

Mungkin judul tulisan ini terkesan sarkastik, namun ini hanyalah sebuah lelucon didalam pikiran saya, yakni seorang mahasiswa bodoh yang kelak akan menjadi guru dan mencoba menjawab ruwetnya permasalahan yang melanda negara kita.

Perkuliahan SPK. Senin, 02 November 2009

“Hanya Masalah Budaya” Itulah kata-kata diluar tema perkuliahan yang masih melekat diingatan saya ketika mengikuti perkuliahan Sistem Pendukung Keputusan bapak Herbert Siregar. Dosen kami tersebut tampaknya tidak menyukai sikap kami sebagai mahasiswa yang terlihat kurang serius menyelesaikan tugas mata kuliah membuat suatu rancangan program Sistem Pendukung Keputusan yang ditujukan untuk membantu manajemen suatu restoran dalam menyediakan menu masakan dan stock bahan masakannya.

Read more…

Bunuh Diri Suatu Budaya, Budaya Yang Membunuh Budayanya Sendiri

5 November 2009 yoga 4 comments

Apabila anda orang Sunda mungkin telinga anda sudah tidak asing lagi mendengar pernyataan-pernyataan tidak rasional seperti “eh maneh, tong diuk di lawang panto, bisi nongtot jodo” artinya “ hai kamu, jangan duduk di gerbang pintu, nanti susah dapet jodoh” (NB: saya bingung mentranslate kata “nongtot” ke bahasa Indonesia). Atau mungkin anda tahu tentang legenda gunung Tangkuban Parahu yang menurut cerita budaya katanya tercipta karena sebuah perahu yang ditendang oleh Sangkuriang yang sakti dan akhirnya berubah menjadi gunung. Dan juga mungkin anda sudah sering mendengar beberapa kepercayaan dan mitos yang beredar di masyarakat kita (Indonesia). Read more…

Kesederhanaan Itu Rumit

5 November 2009 yoga Leave a comment

Aku sadari, kesederhanaan selalu membuat sebuah kerumitan, seperti kesederhanaan dirimu yang membuat rumitnya gejolak perasaan untuk selalu mengagumimu. Seperti itulah hidup. Dan aku mendapati diri menjadi seorang yang percaya akan adanya Tuhan dan akhirat namun skeptis terhadap agama, agnostik yang sedang kebingungan mencari cahaya petunjuk dari ajaran yang namanya tertulis di KTP mayoritas orang Indonesia. Read more…