Récit

Kehilangan sesuatu yang paling berharga adalah kepedihan yang tak terkira.
Disaat merasa kepedihan itu semakin tak tertahankan, maka pikiran akhirnya mencoba untuk mengingkarinya.
Kita memang bisa merubah segala sesuatunya dengan pikiran, termasuk juga merubah masa lalu. Akan tetapi, kita tidak bisa merubah realita kenyataan masa lalu yang sudah terjadi.
Semakin kepedihan itu diingkari, semakin nyata tersimpan didalam kenangan.
Hingga menjadi sesuatu yang tak mungkin bisa untuk dilupakan.
Dan akhirnya kepedihan itu memeluk lekat ditiap-tiap kedipan mata.
Membasahi kelopak mata untuk menenggelamkannya seumur hidup,
atau senantiasa setia untuk menyayat hati dengan goresan melodi yang mengalun sendu.

Hatiku terlalu bodoh untuk tersakiti.
Sedang pikiranku terlalu cerdas untuk di bohongi,
itulah alasan mengapa aku tak bisa membohongi perasaan ku sendiri.
Sebabpun juga Aku hanya punya sedikit hati, dan hanya satu hati.
sekali terisi maka sulit diisi kembali dengan isi yang baru.

Sukabumi, 18 Desember 2010

[0:20]

Pengertian Pembelajaran Berbantukan Komputer

Istilah pembelajaran berbantuan komputer (PBK) diterjemahkan dari CAI (Computer-Assisted Instrution), sering juga digunakan secara bergantian dengan istilah CBL (Computer-Based Learning) dan CBI (Computer-Based Instruction). Namun demikian, ketiga istilah tersebut tidaklah mengacu pada hal yang sama.

Istilah PBK atau CAI kadang-kadang digunakan untuk perangkat lunak pembelajaran pada umumnya, tetapi biasanya digunakan untuk perangkat lunak yang menggunakan pendekatan programmed learning dimana tujuan pembelajaran khusus dicapai melalui pembelajaran langkah demi langkah. Istilah pembelajaran (instruction) dalam PBK biasanya diinterpretasikan sebagai penyampaian informasi kepada siswa (Padmanthara, 2007). CAI atau PBK sendiri biasanya dikembangkan dalam beberapa format, antara lain: tutorial, drill and practice, simulasi, permainan, dan discovery (Arsyad, 2010: 158).

Continue reading

Model Pembelajaran Berbantukan Komputer

Berdasarkan interaksi pembelajarannya, PBK dapat dibuat dalam berbagai bentuk (format) atau model. Bower & Hilgard membagi dalam tiga model yaitu: tutorial, drill-practice procedure, mensimulasikan masalah-masalah yang aktual  dan eksperimen tanpa menggunakan alat dan bahan. Copper membagi dalam tiga model yaitu: presentasi kelas, demonstrasi, dan simulasi (Erik, 2009: 18).

Heinich dkk (1986) dalam Munir (2010) mengemukakan enam bentuk interaksi pembelajaran yang dapat diaplikasikan dalam merancang suatu multimedia interaktif. Bentuk-bentuk interaksi tersebut antara lain berupa: 1) tutorial; 2) praktik dan latihan (drill and practice); 3) simulasi (simulation); 4) permainan (games); 5) penemuan (discovery); dan 6) pemecahan masalah (problem solving). Berikut secara singkat penjelasan mengenai model multimedia interaktif tersebut:

Continue reading

Dan masa itu masih meratap didalam keningku

Ada sedikit cinta yang masih tersisa.
Hanya terbujur didalam ruang dada, dan bukan diantara mata, telinga ataupun segala indera.
Sebab semua itu hanyalah sisa dari masa lalu.
Dan masa itu masih meratap didalam keningku.
Seperti warna yang jatuh dari bibir mentari. Begitu indah meski semuanya berlalu.
Tak akan pernah bisa aku pijak. Karena itu semua hanya warna, yakni sesuatu yang hanya bisa aku tatap dan nikmati. Bukan untuk aku peluk, dan bukan untuk aku kecup dengan mesra.
Hanya mampu terlihat dan mampu terucap dengan kata-kata yang jelas singkat, akan tetapi rasa itu tak akan pernah bisa bagaimana dia mesti terungkap.
Bagaimana dia mesti terungkap, dengan jelas dan singkat.

Ah, ini semua ternyata muncul dari secangkir kehangatan yang aku peluk dengan lekat. Hingga akhirnya membasahi diriku sendiri dari kedua bola mata. Sungguh sejak lama…
Manis, memang terlampau manis,
seperti secangkir kopi hangat yang aku teguk saat ini. Tak pernah kupungkiri, ada juga rasa pahit didalamnya. Hanya saja, semua itu bagaikan candu walau sebagai penawar dingin yang meliputi hingga menusuk kedalam jiwa.
Dalam romansa yang sedikit demi sedikit menghilang, berjalan diatas jejak yang tak akan aku lupakan.
Suatu saat akhirnya hanya akan tersisa dua jenis jawaban pasti.
Ya dan tidak.
Sampai saat ini aku masih belum mengetahui jawaban apa yang akan terjadi. Sebab takdir belum terukir dan semua itu tergantung pula apa yang akan aku dan kamu lakukan saat ini.

Bandung, 11 Desember 2010. [22:22]