Karena Hidup Adalah Soal Cita Rasa

Dalam menilai, segala sesuatunya butuh cita rasa, dan cita rasa tiap manusia adalah berbeda. Saya pribadi menilai bahwa apa yang dilakukan saat ini adalah merupakan rasa tersendiri yang mungkin tak akan pernah kita nikmati kembali untuk yang kedua kali. Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Hidup ini adalah saat ini.

Maka dari itu saya harus berhenti untuk menunda suatu hal yang bisa saya lakukan saat ini, berhenti pula menyesali masa lalu yang telah terlewati. Yang terpenting adalah melewati saat ini dengan niat dan perbuatan yang sungguh-sungguh untuk melakukan apa yang menjadi hal terbaik. Apabila kegagalan dan kesedihan melanda diri saya saat ini, maka hal tersebut bukan berarti hidup berada didalam kegagalan dan kesedihan, sebab “apa yang terlihat saat ini bukanlah apa yang sebenarnya terjadi”.

Sama seperti jika kita melihat sebuah bintang di langit. Bintang terlihat oleh mata kita karena memancarkan cahaya. Cahaya tersebut merambat dengan kecepatan sangat tinggi yakni 300.000 Km/detik. Matahari adalah bintang terdekat dengan Bumi, jaraknya sangat jauh sekitar 150 miliar Km, yakni sama seperti 8,3 menit cahaya merambat. Artinya jika kita melihat matahari akan terbenam di ufuk barat, sesungguhnya matahari sudah terbenam beberapa menit yang lalu. Misalkan salah satu bintang yang kita lihat jaraknya adalah 1 juta tahun cahaya, berarti yang kita lihat sebenarnya adalah sinar bintang dari 1 juta tahun yang lalu. Jika ada bintang berjarak 2,5 miliar tahun cahaya, dan dari cahaya yang kita terima sekarang disimpulkan usia bintang tersebut 2 miliar tahun (2,5 miliar tahun yang lalu), maka pada detik ini, usia bintang tersebut adalah 4,5 miliar tahun.

Dari hal rumit tersebut memberikan pelajaran bahwa ketika kesedihan menimpa saat ini, maka kesedihan yang menimpa tersebut bisa jadi adalah merupakan bagian dari kebahagiaan dimasa depan yang sebenarnya belum terlihat. Tak ada kata kesedihan apalagi menyerah dari hidup, karena hidup sejatinya adalah sebuah kebahagiaan. Tetaplah berjuang untuk melakukan apa yang terbaik.

Bandung, 02 Februari 2011

 

Credit ilustrasi: lukisanmentari.blogspot.com

Advertisement

Leave a Comment

Filed under Unek-Unek

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s