EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS KONTEKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF
BERBASIS KONTEKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA
MATA PELAJARAN TIK

Yoga Permana Wijaya, S.Pd
Pendidikan Ilmu Komputer
FPMIPA UPI
yogaupi@yahoo.com

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui reratahasil belajar siswa dan rerata peningkatan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah melakukan pembelajaran multimedia interaktif berbasis konteks dibandingkan pembelajaran konvensional dalam mata pelajaran TIK, 2) mengetahui efektivitas pembelajaran multimedia interaktif berbasis konteks dilihat dari indikator ketuntasan hasil belajar siswa setelah pembelajaran, dan 3) mengetahui tanggapan siswa terhadap embelajaran TIK setelah pembelajaran multimedia interaktif berbasis konteks. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian yang diambil adalah siswa kelas XII sebuah SMA di Kabupaten Sukabumi. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu tes objektif pilihan ganda untuk pretestdan posttestdan angket tanggapan siswa. Dari penelitian ini diketahui rerata hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan pembelajaran multimedia interaktif berbasis kontekslebih tinggi dibandingkan siswa kelas kontrol dengan pembelajaran konvensional. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan normalized gainsetelah diinterpretasi, rerata peningkatan hasil belajar siswa dengan pembelajaran multimedia interaktif berbasis konteks dalam pembelajaran
TIK tergolong “tinggi”, sedangkan pembelajaran  konvensional tergolong “sedang”. Dalam penelitian ini pembelajaran multimedia interaktif berbasis konteksefektif terhadap hasil belajar siswa dilihat dari indikatorketuntasan hasil belajar sebesar 97%, lebih besar daripada ketuntasan belajar pembelajaran konvensional yang hanya sebesar 95%.
Dari hasil angket tanggapan siswa diperoleh bahwa pembelajaran multimedia interaktif berbasis konteks memberikan tanggapan yang positif terhadap siswa.

Kata Kunci
Efektivitas, multimedia interaktif, konteks, hasil belajar, TIK.

KLIK LINK Untuk Download / Unduh Jurnal Penelitian Ini :

EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS KONTEKS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN TIK.pdf

PENGERTIAN SISTEM OPERASI (OPERATING SYSTEM)

SISTEM OPERASI (OPERATING SYSTEM)

Oleh: Yoga Permana Wijaya, S.Pd

Http://yogapw.wordpress.com

PENGERTIAN SISTEM OPERASI

Untuk memahami sistem operasi (operating system), terlebih dahulu akan diulas mengenai sistem komputer. Pada dasarnya agar komputer dapat digunakan haruslah terdiri dari suatu kesatuan sistem yang terdiri dari 3 komponen utama, yaitu hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak) dan brainware (user/pengguna).

Hardware adalah perangkat fisik komputer yang menjadi inti dari sumber daya sebuah komputer. Perangkat fisik dari sebuah komputer adalah bagian yang dapat dilihat dan disentuh. Contoh dari hardware adalah Monitor, Keyboard, Processor dan lain sebagainya. Hardware dapat digolongkan sesuai dengan fungsinya menjadi 5 macam golongan: Input Device (perangkat keras masukan), Output Device (Perangkat keras keluaran), Processing Device (Perangkat keras pemrosesan), Storage Device (Perangkat keras penyimpanan) dan Network Device (Perangkat keras jaringan).

Software merupakan program berupa kode-kode dan perhitungan matematis yang dapat dimengerti oleh perangkat keras komputer yang disesuaikan dengan tujuan dan fungsinya agar komputer tersebut dapat dioperasikan oleh brainware. Apabila dimisalkan seorang manusia, hardware merupakan raga atau fisiknya dan software merupakan jiwa atau ruhnya sedangkan brainware merupakan akal pikiran yang mengendalikannya. Software secara umum dibagi menjadi “program aplikasi” dan “sistem operasi”.

Continue reading

PENGERTIAN INTERNET (INTERCONNECTED NETWORK)

INTERNET (INTERCONNECTED NETWORK)

Oleh: Yoga P. Wijaya, S.Pd

Http://yogapw.wordpress.com

 

PENGERTIAN INTERNET

Internet (Interconnected Network) merupakan jaringan global yang menghubungkan komputer yang satu dengan lainnya diseluruh dunia. Dengan Internet, komputer dapat saling terhubung untuk berkomunikasi, berbagi dan memperoleh informasi.  Dengan begitu maraknya informasi dan kegiatan di Internet, menjadikan Internet seakan-akan sebagai dunia tersendiri yang tanpa batas. Dunia didalam Internet disebut juga dengan dunia maya (cyberspace). internet (dengan huruf  “i” bukan kapital) sebenarnya adalah suatu sistem global jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar internet protokol (TCP/IP). Rangkaian internet yang terbesar disebut Internet (dengan huruf “i” kapital). Jadi internet adalah sebuah sistem dan Internet merupakan nama dari salah satu sistem terbesarnya.

Continue reading

Pengertian Media Acces Control (MAC)

Dalam mentransmisikan (mengirimkan) sinyal pada sebuah jaringan dari titik (node) tertentu ketitik lainnya tentu perlu pengaturan agar sinyal yang ditransmisikan tidak berbenturan satu sama lain (collision) yang mengakibatkan rusak atau hilangnya data yang ditransmisikan tersebut. Metode pengaturan lalu lintas data dalam sebuah jaringan disebut dengan Media Acces Control (MAC). Ada 4 metode Media Acces Control dalam jaringan lokal yaitu: Continue reading

Jenis-Jenis Jaringan Berdasarkan Metode Akses

1. Ethernet

Ethernet merupakan jenis skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer yang dikembangkan oleh Robert Metcalfe dan David Boggs di Xerox Palo Alto Research Center (PARC) pada tahun 1972.

Proses standardisasi teknologi Ethernet akhirnya disetujui pada tahun 1985 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE), dengan sebuah standar yang dikenal dengan Project 802. Standar IEEE selanjutnya diadopsi oleh International Organization for Standardization (ISO), sehingga menjadikannya sebuah standar internasional dan mendunia yang ditujukan untuk membentuk jaringan komputer. Karena kesederhanaan dan keandalannya, Ethernet pun dapat bertahan hingga saat ini, dan bahkan menjadi arsitektur jaringan yang paling banyak digunakan.

Berikut ini adalah jenis-jenis Ethernet apabila dilihat berdasarkan kecepatannya: Continue reading

Pengertian Pembelajaran Berbantukan Komputer

Istilah pembelajaran berbantuan komputer (PBK) diterjemahkan dari CAI (Computer-Assisted Instrution), sering juga digunakan secara bergantian dengan istilah CBL (Computer-Based Learning) dan CBI (Computer-Based Instruction). Namun demikian, ketiga istilah tersebut tidaklah mengacu pada hal yang sama.

Istilah PBK atau CAI kadang-kadang digunakan untuk perangkat lunak pembelajaran pada umumnya, tetapi biasanya digunakan untuk perangkat lunak yang menggunakan pendekatan programmed learning dimana tujuan pembelajaran khusus dicapai melalui pembelajaran langkah demi langkah. Istilah pembelajaran (instruction) dalam PBK biasanya diinterpretasikan sebagai penyampaian informasi kepada siswa (Padmanthara, 2007). CAI atau PBK sendiri biasanya dikembangkan dalam beberapa format, antara lain: tutorial, drill and practice, simulasi, permainan, dan discovery (Arsyad, 2010: 158).

Continue reading

Model Pembelajaran Berbantukan Komputer

Berdasarkan interaksi pembelajarannya, PBK dapat dibuat dalam berbagai bentuk (format) atau model. Bower & Hilgard membagi dalam tiga model yaitu: tutorial, drill-practice procedure, mensimulasikan masalah-masalah yang aktual  dan eksperimen tanpa menggunakan alat dan bahan. Copper membagi dalam tiga model yaitu: presentasi kelas, demonstrasi, dan simulasi (Erik, 2009: 18).

Heinich dkk (1986) dalam Munir (2010) mengemukakan enam bentuk interaksi pembelajaran yang dapat diaplikasikan dalam merancang suatu multimedia interaktif. Bentuk-bentuk interaksi tersebut antara lain berupa: 1) tutorial; 2) praktik dan latihan (drill and practice); 3) simulasi (simulation); 4) permainan (games); 5) penemuan (discovery); dan 6) pemecahan masalah (problem solving). Berikut secara singkat penjelasan mengenai model multimedia interaktif tersebut:

Continue reading

Sejarah Pemanfaatan TIK dalam Pendidikan

Sejarah pemanfaatan TIK dalam pendidikan, khususnya dalam pembelajaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan perangkat keras TIK, khususnya komputer. Teemu Leinonen (2005) dalam Nurdin (2007) membagi perkembangan tersebut kedalam 5 fase sebagaimana dilustrasikan pada gambar berikut:

Gambar 1: Fase Perkembangan TIK


Continue reading

Pembuatan Komponen Antar Muka Grafis

A. Pengertian Komponen Antar Muka Grafis

Komponen antar muka grafis adalah bentuk bentuk tampilan yang dapat dilihat dan umumnya bersifat tetap yang selalu digunakan pada sebuah program aplikasi komputer.

Komponen antar muka grafis bertujuan untuk memenuhi salah satu kriteria interaksi antara manusia dan komputer yakni agar mendapat perhatian pengguna kepada program aplikasi yang dibuat, tentunya sebuah program aplikasi haruslah mempunyai tampilan yang menarik perhatian pengguna.

Continue reading

Mengenal Lebih Jauh Multimedia Pembelajaran Secara Teoritis

Secara etimologis multimedia berasal dari kata multi (Bahasa Latin, nouns) yang berarti banyak, bermacam-macam, dan medium (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu.  Kata medium dalam American Heritage Electronic Dictionary (1991) juga diartikan sebagai alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi (Rachmat dan Alphone,2005/2006).

Beberapa definisi multimedia menurut beberapa ahli (dalam Rachmat dan Alphone, 2005/2006; Wahono, 2007; dan Zeembry, 2008) diantaranya:

Continue reading