PENGERTIAN SISTEM OPERASI (OPERATING SYSTEM)

SISTEM OPERASI (OPERATING SYSTEM)

Oleh: Yoga Permana Wijaya, S.Pd

Http://yogapw.wordpress.com

PENGERTIAN SISTEM OPERASI

Untuk memahami sistem operasi (operating system), terlebih dahulu akan diulas mengenai sistem komputer. Pada dasarnya agar komputer dapat digunakan haruslah terdiri dari suatu kesatuan sistem yang terdiri dari 3 komponen utama, yaitu hardware (perangkat keras), software (perangkat lunak) dan brainware (user/pengguna).

Hardware adalah perangkat fisik komputer yang menjadi inti dari sumber daya sebuah komputer. Perangkat fisik dari sebuah komputer adalah bagian yang dapat dilihat dan disentuh. Contoh dari hardware adalah Monitor, Keyboard, Processor dan lain sebagainya. Hardware dapat digolongkan sesuai dengan fungsinya menjadi 5 macam golongan: Input Device (perangkat keras masukan), Output Device (Perangkat keras keluaran), Processing Device (Perangkat keras pemrosesan), Storage Device (Perangkat keras penyimpanan) dan Network Device (Perangkat keras jaringan).

Software merupakan program berupa kode-kode dan perhitungan matematis yang dapat dimengerti oleh perangkat keras komputer yang disesuaikan dengan tujuan dan fungsinya agar komputer tersebut dapat dioperasikan oleh brainware. Apabila dimisalkan seorang manusia, hardware merupakan raga atau fisiknya dan software merupakan jiwa atau ruhnya sedangkan brainware merupakan akal pikiran yang mengendalikannya. Software secara umum dibagi menjadi “program aplikasi” dan “sistem operasi”.

Continue reading

Pengumpulan Sampah (Garbage Collection)

Seiring dengan pasang surutnya ukuran struktur-struktur data dinamis, ruang penyimpanan data yang digunakan juga akan mengalami perubahan-perubahan ukuran. Proses mengambil ruang penyimpanan data yang belum atau tidak terpakai dikenal dengan sebutan pengumpulan sampah (garbage collection).

Pengumpulan sampah diperlukan dalam berbagai keadaan. Manajer memori di dalam sebuah sistem operasi harus melaksanakan operasi pengumpulan sampah seiring dengan dilakukannya pengalokasian dan pembebasan ruang memori. Manajer file melaksanakan pengumpulan sampah seiring dengan disimpan dan dihapusnya file-file ke dan dari dalam sistem penyimpanan data massal. Lebih dari itu, proses apapun yang bekerja dibawah kontrol dispatcher boleh jadi harus melakukan pengumpulan sampah didalam ruang memori yang dialokasikan kepadanya.

Continue reading

Problem Dining Philosopers

Pada tahun 1965, Djikstra menyelesaikan sebuah masalah sinkronisasi yang beliau sebut dengan dining philisophers problem. Dining philosophers dapat diuraikan sebagai berikut: Lima orang filosuf duduk mengelilingi sebuah meja bundar. Masing-masing filosof mempunyai sepiring spageti. Spageti-spageti tersebut sangat licin dan membutuhkan dua garpu untuk memakannya. Diantara sepiring spageti terdapat satu garpu.

Continue reading

Konkurensi

Konkurensi adalah proses-proses (lebih dari satu proses) yang terjadi pada saat bersamaan. Konkurensi merupakan landasan umum perancangan sistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika proses-proses berada pada saat yang sama. Pada proses-proses konkuren yang berinteraksi mempunyai beberapa masalah yang harus diselesaikan:
1.    Mutual Exclusion
2.    Sinkronisasi
3.    Deadlock
4.    Startvation

Continue reading

Penjadwalan CPU

Penjadwalan CPU adalah pemilihan proses dari antrian ready untuk dapat dieksekusi. Penjadwalan CPU merupakan konsep dari multiprogramming, dimana CPU digunakan secara bergantian untuk proses yang berbeda. Suatu proses terdiri dari dua siklus yaitu Burst I/O dan Burst CPU yang dilakukan bergantian hingga proses selesai. Penjadwalan CPU mungkin dijalankan ketika proses:

  1. running ke waiting time
  2. running ke ready state
  3. waiting ke ready state
  4. terminates Continue reading

Kriteria Penjadwalan Proses Sistem Operasi

Kriteria untuk mengukur dan optimasi kinerje penjadwalan :

a. Adil (fairness)

Adalah proses-proses yang diperlakukan sama, yaitu mendapat jatah waktu pemroses yang sama dan tak ada proses yang tak kebagian layanan pemroses sehingga mengalami kekurangan waktu. Continue reading

Diagram Keadaan Proses Sistem Operasi

Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:

  1. Ready, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya
  2. Running, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor
  3. Blocked, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas, Status yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu sebuah event seperti proses I/O. keadaan ini kadang disebut juga dengan Waiting.

Terdapat dua status tambahan, yaitu saat pembentukan dan terminasi: Continue reading

Pembuatan dan Penghentian Proses Sistem Operasi

a. Pembuatan Proses (Create Process)

Create Process yaitu tindakan yang dilakukan sistem operasi pada saat sebuah proses akan ditambahkan ke proses yang sedang dikelola, sistem operasi membuat struktur data yang digunakan untuk mengelola proses dan mengalokasikan ruang alamat ke proses itu.

Alur Pembuatan Proses adalah sebagai berikut:

  • Memberi identitas (nama) pada proses yang dibuat
  • Menyisipkan proses pada list proses atau tabel proses
  • Menentukan prioritas awal proses
  • Membuat PCB
  • Mengalokasikan resource awal bagi proses tersebut. Continue reading